Jumat, 07 November 2008

Persijap Pecundangi Persiba

Okezone.com 9 Agustus 2008 - 18:57 wib

JEPARA - Persijap Jepara mengungguli tamunya Persiba Balikapapan 5-1 (2-1). Lima gol Persijap dicetak Evaldo da Silva (17), Arnaldo Vilalba (33 dan 74) dan Amarildo Souza (67) serta gol bunuh diri salah seorang pemain belakang Persiba pada menit ke-76. Sedangkan satu-satunya gol balasan Persiba dicetak oleh Musafri pada menit ke-30.


Bermain dihadapan pendukungnya sendiri di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara, Sabtu (9/8/2008), Persijap tampil kesetanan. Sejak peluit panjang babak pertama dibunyikan, Evaldo dkk langsung tampil menggebrak.


Kekhawatiran publik absennya Pablo Frances akan memengaruhi ketajaman lini depan Persijap tidak terbukti.


Arnaldo Vilalba yang menjadi satu-satunya bomber andalan Laskar Kalinyamat -julukan Persijap- saat menghadapi Persiba membuktikan ketajamannya. Dua gol bomber yang diimpor dari Argantina tersebut menjadi bukti bahwa lini depan Persijap tidak lagi mandul.


Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pelatih Persijap Djunaedi yang dalam beberapa musim terakhir menjadi asisten Pelatih Persiba Peter Butler benar-benar hafal luar dalam Beruang Madu. Menurut Djunaedi, dibanding saat menjamu PKT Bontang dilag sebelumnya, permainan tim asuhannya mengalami peningkatan. Terutama dalam hal finishing.


"Hari ini penyelesaian akhir anak-anak sangat luar biasa. Dibanding saat menghadapi PKT, permainan mereka jauh lebih bagus. Anak-anak bisa memanfaatkan tidak hadirnya Robby Gaspar dan Bruno di lini tengah Persiba," ujar Djunaedi.


Kemenangan ini, lanjut Djunaedi, menjadi modal berharga bagi tim asuhannya sebelum bertandang ke Stadion Mandala, Jayapura markas Persipura. "Ini menjadi modal bagus kami untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Terutama saat menghadapi Persipura," tukasnya.


Sementara itu, Peter mengaku sangat kecewa atas kekalahan kedua yang menimpa Ferly La'ala dkk. Hanya saja, pelatih asli Inggris itu tak bisa menyalahkan anak asuhnya. Meski dia mengaku sangat kecewa dengan permainan yang ditunjukkan tim asuhannya.


"Saya tidak bisa menyalahkan pemain. Kita harus cari tahu penyebab kekalahan ini. Caranya dengan melakukan evaluasi tim secara menyeluruh. Karena hal ini tidak bisa dilakukan satu per satu," tegas Peter.

(Agus Anggoro/Sindo/fmh)



Tidak ada komentar: