Selasa, 24 Juni 2008

Nampang Doang


Sayyidina Umar ra. Dia sosok pemimpin yang memiliki catatan kepribadian yang luar biasa dan layak ditiru. Pada satu ketika ia datang ke sebuah rumah yang dihuni seorang janda dengan beberapa anak. Keluarga ini dalam kondisi kelaparan yang sangat. Mendengar itu, ia membawakan bekal makanan untuk mereka yang dipanggulnya sendiri.

Mulia, bukan? Adakah pemimpin seperti mereka sekarang ini. Boro-boro datang ke ke sebuah keluarga dengan membawa sembako yang dipanggulnya sendiri. Menyapa rakyatnya ketika bertemu di jalana saja tidak.

Sekarang ini yang lebih ngetrend adalah pemimpin cukup memasang gambar berukuran besar di perempatan jalan atau di pusat-pusat ramai manusia. Bagaimana memikat hati rakyat jika hanya gambar yang terpampang. Tidak adakah cara yang lebih humanis dan populis selain Nampang Doang?



Tidak ada komentar: